Rabu, 18 Maret 2015

Klasifikasi Bintang

Saat kita menatap bintang di langit pada malam hari, kita dihadapkan pada kubah raksasa yang disebut bola langit. Orang yunani kuno membagi bola langit ini ke dalam daerah-daerah yang disebut rasi. Sampai saat ini diketahui ada 88 rasi bintang. Nama-nama rasi ini kebanyakan bersumber dari mitologi Yunani seperti Canis Major, Ursa Minor, Scorpio, dan Orion.



Banyak cara dalam penamaan bintang di antaranya dengan memberi nama dari bahasa Yunani (Scorpio, Crux, Ophiucus, Aquarius, Orion), penamaan berdasarkan rasi tempat bidang tersebut berada (contoh : Alpha Centauri berarti bintang paling terang pada konstelasi Centauri, bintang kedua paling terang disebut Beta, dan seterusnya), dan penamaan berdasarkan nomor urutnya dalam katalog atau cara modern (contoh : NGC 6205).




Salah satu cara pengklasifikasian bintang adalah berdasarkan suhunya dan kemiripan susunan garis spektrumnya. Ada beberapa versi pengklasifikasian bintang, berikut pengklasifikasian bintang menurut Angelo Secchi (1863):

1. Kelas spektra O
Berwarna biru, temperatur > 30.000 K, garis-garis He terionisasi, garis N terionisasi 2x, garis Si terionisasi 3x, garis H tampak tapi lemah.
Contoh bintang : Alnitak, Bintang 10 Lacerta.

2. Kelas spektra B
Berwarna biru, temperatur 11.000 - 30.000 K, garis He netral, garis Si terionisasi 1 atau 2 x, garis O terionisasi, garis H tampak lebih jelas ketimbang kelas O.
Contoh bintang : Rigel, Spica.

3. Kelas spektra A
Berwarna biru, temperatur 7.500 - 11.000 K, garis H sangat kuat, garis Mg, Si, Fe, dan Ca terionisasi 1x, garis logam netral tampak lemah.
Contoh bintang : Sirius, Vega.

4. Kelas spectra F
Berwarna biru keputih-putihan, temperatur 6.000 - 7.500 K, garis H lebih lemah dari kelas A, garis Ca, Fe, Cr terionisasi 1x, garis Fe dan Cr netral.
Contoh bintang : Canopus, Procyon.

5. Kelas spectra G
Berwarna putih kekuning-kuningan, temperatur 5.000 - 6.000 K, garis H lebih lemah, garis Ca terionisasi, pita molekul G-Band sangat kuat.
Contoh bintang : Capella, Matahari.

6. Kelas spectra K
Berwarna jingga kemerah-merahan, temperatur 3.500 - 5.000 K, garis H sangat lemah, garis logam netral mendominasi, Pita Titanium Oksida tampak.
Contoh bintang : Arcturus, Aldebaran.

7. Kelas spectra M
Berwarna merah, temperature 2.500 - 3.000 K, pita molekul Titanium Oksida sangat mendominasi, garis logam netral tampak dengan jelas..
Contoh bintang : Betelgeuse, Antares.

Selain penggolongan kelas spectra O-B-A-F-G-K-M, ada juga yang mengklasifikasikan ke dalam kelas W-O-B-A-F-G-K-M-R-N-S. Untuk mudah mengingatnya, bisa menggunakan jembatan keledai Wow-Oh-Be-A-Fine-Girl-Kiss-Me-Right-Now-Sweetie. Dari situ terlihat bahwa bintang yang paling panas warnanya justru biru, bukan merah. Semakin merah suatu bintang, maka semakin dingin suhunya.

Schwarzwald

Schwarzwald atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Black Forest adalah kawasan hutan di negara bagian Baden-Württemberg, selatan Jerman, yang memanjang hingga ke perbatasan Swiss dan Perancis. Hutan ini kerap menjadi latar dari dongeng-dongeng Gebrüder Grimm yang tak terhitung jumlahnya. Dibalik kesan mistis dan garangnya, Schwarzwald menyimpan keramahan, tradisi dan budaya yang kuat dari penduduk disekitarnya, serta indahnya panorama alam. Salah satu cara untuk menikmati kesegarannya adalah dengan bersepeda.

 

Bersepeda merupakan salah satu dari beragam kegiatan yang dapat dilakukan di Scwarzwald. Jika Anda seorang goweser, seorang petualang, maka jangan lewatkan Scwarzwald dalam lawatan Anda ke Jerman. Jika ingin bersepeda tanpa harus mengeluarkan tenaga ekstra karena melalui tanjakan yang berat, terdapat jalur sepanjang 240 km di bagian selatan  Schwarzwald.

 http://www.schwarzwald-tourismus.info/var/stg/storage/images/media/pressebilder/fotos-fuer-redaktionen/natur/schwarzwald-bauernhoefe-muenstertal/73915-1-ger-DE/Schwarzwald-Bauernhoefe-Muenstertal_front_large.jpg

 Jalur ini telah dikukuhkan sebagai 4-star Quality Route oleh ADFC atau asosiasi sepeda Jerman. Sepanjang rute bintang empat ini Anda akan dimanjakan oleh pemandangan alam yang indah, udara segar, dan juga jalan yang bebas kendaraan bermotor. Medan jalan sudah beraspal dan tidak ada tanjakan ekstrim yang menguras tenaga sehingga rute ini cocok untuk bersepeda santai bersama keluarga dan anak-anak. Titik awal dari tur sepeda santai ini adalah Hinterzarten, sebuah resort village pada ketinggian 885 mdpl. Rute sepeda santai ini merupakan rute yang memutar, dari Hinterzarten Anda akan bersepeda menuruni ketinggian melewati pegunungan, padang yang agak gersang, dataran tinggi Baar dengan pemandangan Wutach Canyon yang mengesankan.

 Goweser akan diajak menyeberangi sungai Rhine, menikmati kota-kota kecil abad pertengahan di tepian sungai. Anda juga akan melewati kota Basel di Swiss kemudian diikuti tur pendek di Huningue. Huningue adalah French Town, terletak di ujung area konservasi alam tertua bernama Petite Camargue. Setelah sedikit melewati wilayah Swiss dan Perancis, penikmat sepeda akan kembali ke Jerman menyusuri Bad Krozinger. Di Bad Krozinger banyak terdapat pemandian air panas alami. Selain itu taman anggur akan menemani di kiri dan kanan selama perjalanan hingga sampai di kota tua Freiburg. Dari Freiburg rute berlanjut dengan menyusuri lembah sungai Dreisam hingga ke statsiun Kirchzarten. Dari Kirchzarten kembali ke Hinterzarten menggunakan kereta menembus hutan atau bisa lanjut bersepeda melalui gunung Feldberg. Untuk menempuh rute sepanjang 240 km ini diperlukan kurang lebih 3-4 hari. Anda dapat singgah dibeberapa kota sepanjang rute untuk beristirahat.

 

Mengasyikan bukan? Jika ingin menikmati pesona alam Schwarzwald dari atas sepeda, Anda dapat menuju Hinterzarten dari kota besar terdekat, seperti Stuttgart, Karlsruhe, atau Strasbourg di Perancis. Dari Stuttgart Anda naik kereta selama 3 jam, lalu turun di dua statsiun (Rottweil & Neustadt) untuk berganti kereta sebelum akhirnya sampai di Hinterzarten. Sedangkan dari Strasbourg Anda dapat menempuh perjalanan kurang lebih selama 2 jam dengan naik kereta. Anda juga harus dua kali berganti kereta di Stasiun Offenburg dan Freiburg. Anda hanya perlu satu kali berganti kereta di statsiun Freiburg jika berangkat dari Karlsruhe. Perjalan Karlsruhe ke Hinterzarten berdurasi dua jam. Tempat penyewaan sepeda dapat ditemukan di stasiun-stasiun kereta dan penginapan.

BMW Museum

Selama 9 dekade BMW meluncurkan karya-karyanya yang inovatif. Namun waktu tidak dapat sepenuhnya menggusur para leluhur BMW yang ada sekarang. Semuanya tersimpan rapi di Museum BMW.

 http://www.atelier-brueckner.com/uploads/pics/01_BMW-Museum_Aussenansicht_01.jpg

Museum BMW terletak tepat diseberang Olympiapark, Munich, berdampingan dengan BMW Welt (showroom BMW). Museum BMW adalah museum ketiga setelah Deutsche Museum dan Pinakothek Museum yang memiliki jumlah pengunjung terbanyak. Sebanyak 250.000 orang mengunjungi museum otomotif ini setiap tahun. Rasanya memang tidak lengkap jika melancong ke Munich tanpa mampir ke markas BMW. Bentuk bangunannya saja sudah mengundang orang untuk memasukinya. Bangunan itu dikenal dengan sebutan kuali karena bentuknya berupa setengah lingkaran menyerupai kuali. Diameter lingkaran dasarnya hanya 20 meter, sedangkan diameter atapnya 40 meter. Lantainya berbentuk lereng (turunan) mengikuti bentuk bangunan yang seperti kuali. Arsitektur gedung ini memiliki sentuhan kontemporer dan futuristik, terbuat dari baja dengan kaca-kaca. Dalam bangunan uniknya tersebut, BMW memberi bocoran pada para pengunjung tentang sejarah perkembangan teknologi BMW. BMW juga memamerkan mesin, turbin, pesawat, sepeda motor, dan beragam variasi mobil. Mobil-mobil antik BMW yang dipamerkan, termasuk Dixi 1928, Isetta, dan tidak ketinggalan sang juara balap Mille Miglia Racing, BMW 328. Beberapa model BMW zaman modern juga dipajang di sini seperti BMW Z1 dan BMW 850.

BMW Museum terbuka untuk umum mulai pukul 10.00 – 18.00 setiap hari Selasa hingga Minggu. Setiap pengunjung dikenakan biaya tiket masuk sebesar € 9,00 per orang, €8,00 per orang untuk grup yang terdiri 5 orang, dan € 18,00 untuk tiket keluarga yang terdiri dari maksimal 5 angggota. Untuk mencapai BMW sangat mudah, dari Marienplatz Anda tinggal naik subway U3 tujuan Olympiazentrum.  Jika berada di sekitar airport, Anda hanya harus naik S-Bahn, turun di Marienplatz, kemudian naik subway U3. Semua S-Bahn dari airport akan berhenti di Marienplatz.

Dachau

Negara maju Jerman juga memiliki masa-masa kelamnya. Rezim Nazi mungkin menjadi sejarah Jerman yang paling terkenal. Sekitar 10 mil atau 16 km di barat laut kota Munich, terdapat kamp konsentrasi Nazi yang pertama.



Pada 22 Maret 1933, hanya beberapa minggu setelah terpilihnya Adolf Hitler sebagai Reich Chancellor atau Kanselir Jerman, dibangun sebuah kamp konsentrasi di Dachau. Kamp tersebut diperuntukan untuk tahanan politik dan tempat pelatihan untuk Schutzstaffel (SS). Schutzstaffel adalah pasukan elit khusus pertahanan Nazi, selalu menggunakan seragam hitam, para anggotanya hanyalah orang-orang yang berasal dari ras Aria murni, dan dikenal sebagai “gerbang kematian” bagi kaum Yahudi. Selama 12 tahun berdiri, Kamp Dachau sudah memenjarakan 200.000 orang dari seluruh penjuru Eropa. Sebanyak 41.500 orang dibunuh, termasuk kaum Yahudi, lawan politik, para homoseksual, kaum Gipsi, dan juga pendeta. Baru pada 29 April 1945 pasukan militer Amerika membebaskan Kamp Dachau yang berisikan 32.000 tahanan yang selamat. Kamp Dachau ini kemudian dijadikan sebagai situs memorial atas prakarsa para mantan tahanan yang masih hidup.

 

Memorial kamp konsentrasi Dachau ini masih berdiri sesuai dengan bangunan aslinya, di dalamnya terdapat ruang pameran, perpustakaan dan arsip, serta toko buku. Ruang pameran menceritakan tentang sistem kamp konsentrasi Nazi dan kehidupan di dalamnya. Para pengunjung akan mengikuti path of the prisoner atau jalur tahanan. Pengunjung akan melewati gerbang yang memajang moto sinis “Arbeit macht frei” (bekerja membuatmu bebas), kemudian ke ruangan dimana para tahanan ditelanjangi dan dipaksa untuk menyerahkan harta benda beserta identitas. Di Kamp Dachau kita juga dapat melihat penjara asli, kamar mandi yang berisi gas beracun, barak-barak, halaman penyiksaan, dan krematorium. Selain itu juga terdapat memorial religi dan kapel yang mencerminkan beragam agama yang ada di dalam kamp serta monumen peringatan yang dibuat oleh seniman Yugoslavia sekaligus korban holocaust yang selamat, Nandor Glid. Pengelola Dachau Concentration Camp Memorial menyediakan layanan audio guides dan tour guide bagi para pengunjung yang ingin didampingi selama melihat-lihat situs memorial. Audio guides merupakan layanan tour guide menggunakan rekaman audio yang memberi pengarahan dan penjelasan kepada pengunjung

Tur ini dipatok seharga €3,50 untuk pengunjung dewasa dan untuk pelajar sebesar €2,50. Sedangkan jasa tour guide akan memandu pengunjung berkeliling situs memorial selama 2,5 jam dengan harga € 3,00. Guide berbahasa inggris tersedia pukul 11.00 hingga 13.00. Kamp ini dibuka untuk umum mulai pukul 9.00 – 17.00 setiap hari, tanpa perlu melakukan reservasi dan biaya masuk gratis.
Perjalanan terdekat menuju Dachau bisa ditempuh selama 1 jam dari Munich dengan menggunakan komuter S2 tujuan Dachau/Petershausen. Turun di Stasiun Dachau lalu naiklah bus 726 tujuan Saubachsiedlung. Anda harus turun di gerbang Memorial Kamp Dachau (KZ-Gedenkstätte).

Deutsche Bahn : Keliling Jerman Naik Kereta

Jerman kini termasuk salah satu negara di Eropa yang banyak dikunjungi wisatawan. Panorama alam, kebudayaan, hingga situs sejarahnya menjadi andalan sektor pariwisata negeri bir ini. Salah satu cara terbaik untuk mengeksplor Jerman adalah dengan naik kereta.

 

 Transportasi kereta di Jerman sudah sangat berkembang dan dapat diandalkan baik untuk berpergian jarak jauh maupun dekat. Kereta bisa menjangkau hampir semua kota di Jerman, belum lagi menikmati pemandangan dari jendela kereta sungguh menyenangkan. Kereta di Jerman dikelola oleh perusahaan nasional yang disebut Deutsche Bahn (baca: doit-she baan) atau disingkat DB.

 

Canggihnya DB ini sudah mempunyai situs berbahasa Inggris sehingga memudahkan para pelancong dari luar Jerman yang ingin booking tiket kereta. Jerman memiliki berbagai jenis kereta seperti kereta komuter  yang disebut dengan Schnellbahn (S-Bahn) yang menghubungkan satu kota dengan daerah-daerah terdekat, subway atau Unterbahn (U-Bahn), tram (Straβenbahn), dan kereta (Zug) untuk jarak jauh. Zug sendiri meliputi kereta ICE yaitu Intercity Express, Intercity (IC), Regional Express (RE), dan City Night Line. ICE adalah kereta super cepat Jerman menghubungkan kota-kota besar di Jerman dan beberapa negara terdekat, sedangkan IC merupakan kereta cepat Jerman dan menghubungkan kota-kota besar di Jerman saja. RE merupakan kereta antar kota biasa dan juga berhenti di statsiun kota-kota kecil. City Night Line digunakan untuk menghubungkan kota-kota besar di Eropa dan cocok jika Anda ingin menghemat biaya hotel.
Pihak DB menyediakan program tiket murah diantaranya:

–       Schönes-Wochenende-Ticket (€42 – €44): tiket ini berlaku pada saat akhir minggu (Sabtu atau Minggu) mulai pukul 00.00 hingga pukul 3.00 keesokan harinya dan hanya untuk traveling ke kota-kota di Jerman. Satu tiket maksimum digunakan oleh 5 orang yang ingin traveling bersamaan (grup), sehingga per orang hanya harus membayar €8. Kereta yang ditumpangi adalah RE kelas 2.

–       Länder-Ticket (€22 – €40): setiap negara bagian di Jerman menawarkan program Länderticket, yang dapat digunakan untuk berkeliling ke kota-kota dalam satu negara bagian. Jika berpergian bersama teman atau grup, tidak perlu khawatir karena cukup membeli satu tiket untuk maksimum 5 orang. Harga dan ketentuan tiket berbeda-beda di setiap negara bagian. Tiket berlaku untuk kereta RE kelas 2 dan S-Bahn (komuter).

–       German Rail Pass: tiket ini berlaku untuk semua jenis kereta termasuk ICE. Tiket berlaku  perjalanan 3 – 10 hari dalam satu bulan berkeliling ke seluruh kota di Jerman dan berlaku untuk kereta kelas 1 dan 2. Harga tiket mulai dari €150 untuk 3 hari.

Tiket-tiket kereta dapat dibooking melalui mesin-mesin tiket otomatis di setiap statsiun, melalui situs online DB, atau agen-agen tiket DB resmi.

Schloss Nymphenburg

Schloss Nymphenburg atau Istana Nymphenburg dibangun sebagai tempat peristirahatan musim panas untuk para Adipati Bavaria. Istana bergaya barok ini dapat memuaskan dahaga bagi para pengagum kehidupan serba mewah keluarga bangsawan.

 

Adipati Bavaria, Ferdinand Maria, memerintahkan arsitek Italia, Agostino Barelli, untuk membangun Istana Nymphenburg sebagai bentuk hadiah atas kelahiran anaknya, Maximilian Emanuel. Adipati membuat tempat tersebut sebagai tempat peristirahatan musim panas dan tinggal bersama permaisuri sekaligus ibu dari anaknya, Henriette Adelaide of Savoy. Namun keaslian Istana Nymphenburg tidak bertahan lama setelah ke lima generasi keluarga kerajaan melakukan perombakan dan penambahan ruangan.

 

Perombakan istana meliputi penambahan pavilion yang dihubungkan dengan ruangan galeri. Eksterior istana pun didesain ulang dengan mengadaptasi gaya istana Perancis. Beberapa ruangan masih dipertahankan keasliannya bergaya barok, sebagian ruangan didesain dengan gaya rokoko dan neo-klasik. Ketika mengunjungi Istana Nymphenburg, terasa seperti berjalan di lorong waktu. Setiap keluarga kerajaan terlihat jelas meninggalkan jejaknya pada arsitektur istana yang mewah. Jangan lewatkan Amalienburg, sebuah pondok berburu berdekorasi kristal dan balutan emas. Di dalamnya juga terdapat ruangan Spiegelsaal (Mirror Hall), sebuah ruangan yang dikelilingi jendela dan dipenuhi ukiran-ukiran dinding berbalut emas.

 

Kemegahan bangunan Nymphenburg berpadu harmonis dengan tamannya. Taman indah seluas 200 hektar dibangun dibelakang istana. Taman Nymphenburg dihiasi danau yang luas, air terjun, dan kanal yang populer sebagai tempat memberi makan angsa dan ice skating pada saat musim dingin. Waktu terbaik menikmati taman ini adalah ketika tidak banyak pengunjung, yaitu saat pagi hari atau satu jam sebelum jam tutup operasional. Saat itu adalah waktu terbaik untuk menikmati keindahan bunga teratai sembari mendengarkan nyanyian katak di kejauhan.

 

Istana Nymphenburg buka setiap hari untuk pengunjung pukul 9.00 – 18.00 pada bulan April hingga 15 Oktober dan pukul 10.00 – 16.00 pada 16 Oktober hingga bulan Maret. Sedangkan taman Nymphenburg dibuka pukul 6.00 – 9.30 pada musim panas dan 6.30 – 5.30 pada musim dingin. Untuk mencapai tempat ini Anda dapat menggunakan U1 atau U7 hingga Rotkreuzplatz lalu berjalan kaki sejauh 2 km. Dapat juga menggunakan tram 17 dari Karlplatz, lalu berhenti di Schloss Nymphenburg dan lanjutkan berjalan kaki selama 10 menit.

Rabu, 11 Maret 2015

Englischer Garten

Englischer Garten atau English Garden merupakan taman kota terbesar di Eropa dan termasuk salah satu yang terbesar di dunia. Taman ini bahkan lebih besar dari Central Park di New York. Terletak di sentral kota Munich, Jerman, dengan posisi memanjang ke timur laut. Di taman ini mengalir sungai Isar, juga terdapat danau Kleinhesseloher, ada taman bermain untuk anak-anak, serta hutan-hutan kecil yang rimbun. Sir Benjamin Thompson membuat taman seluas 370 ha ini atas permintaan Bupati Karl Theodore bahwa disepanjang sungai Isar perlu dibuat sebuah taman. Penamaan English Garden sendiri karena landscaping taman menyerupai gaya taman di Inggris yang populer pada pertengahan abad 18 hingga awal abad 19.

 

Englischer Garten menjadi lokasi favorit masyarakat lokal termasuk muda mudi München untuk bersantai menghabiskan waktu. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di taman urban ini.  Dari mulai olahraga seperti jogging, bersepeda, bermain sepak bola, hingga surfing di sungai Eisbach.  Selain itu masyarakat lokal suka membaca di tepian danau, berperahu, piknik bersama keluarga atau kerabat, bermain bersama binatang peliharaan, atau bernyanyi sambil diiringi gitar di bawah pohon rindang. Di musim panas warga memanfaatkan padang-padang rumput untuk berjemur, sedangkan di musim dingin danau yang membeku biasa digunakan untuk ice skating. Waktu paling tepat mengunjungi Englischer Garten adalah di akhir September ketika warna-warna daun mulai berubah kekuningan seiring pergantian musim panas menjadi musim gugur, taman dipenuhi warna kuning keemasan.

 http://www.bavaria.by/data/mediadb/cms_pictures/%7B1608801c-e35f-7b74-8058-7d10d211d50c%7D.jpg

Saking besarnya, taman kota ini dibagi dua wilayah yaitu wilayah utara (Hirschau) dan wilayah selatan. Wilayah selatan lebih ramai pengunjung, sedangkan wilayah utara cenderung lebih sepi. Meskipun begitu para pengunjung tetap berduyun-duyun mengunjungi Bier Garten yang terdapat di kedua wilayah taman. Bier Garten adalah tempat outdoor bagi Münchner (masyarakat München) dan turis berbaur untuk minum bir sambil menikmati Weisswurst dan Pretzel München yang terkenal itu. Bier Garten terbesar kedua di München terletak di taman kota raksasa ini, tepatnya di Chinesischer Turm, sebuah pagoda setinggi 25 meter yang struktur bangunannya persis seperti pagoda di kekaisaran China. Pagoda 5 lantai ini terbuat dari kayu dengan diameter 19 meter di lantai bawah dan 6 meter di lantai atas. Bier Garten di Chinesischer Turm ini memiliki 7.000 tempat duduk di self-serviced area dan 500 tempat duduk untuk serviced area.

 

Selain bir, lokasi ini juga menawarkan beragam makanan seperti Steckerlfisch (Fish stick), Hendl (ayam panggang), Schweinhaxn (babi panggang), Obatzda (makanan yang terbuat dari keju), dan Auszogne (semacam donat). Anda dapat menemukan Bier Garten lain di tepi danau Kleinhesseloher. Kleinhesseloher merupakan danau buatan yang terletak di wilayah utara Englischer Garten. Di sini Anda juga bisa menyewa paddleboat untuk berkeliling danau. Selain Chinesischer Turm dan Bier Gartennya, ada tempat-tempat lain yang juga menarik untuk dikunjungi. Seperti Japanese Tea House (di sini setiap tahunnya diadakan pesta minum teh ala Jepang) dan replika kuil Yunani bernama Monopteros. Kuil setinggi 16 meter ini dibangun di atas fondasi setinggi 15 meter, membuat Anda leluasa melihat pemandangan Englischer Garten. Di antara Japanese Tea House dan Monopteros terdapat sebuah padang rumput yang disebut Schönenfeldwiese, sebuah lokasi khusus untuk orang-orang yang hendak berjemur tanpa satu helai benang pun di tubuhnya.

 http://polpix.sueddeutsche.com/polopoly_fs/1.1712138.1372867455!/httpImage/image.jpg_gen/derivatives/860x860/image.jpg

Untuk menikmati alam kota München paling mudah naik U-Bahn (subway) U3 tujuan Moosach/U6 tujuan Grasching-Forschungszentrum dari pusat kota berhenti di Gieselastrasse atau Münchner Freiheit dan dilanjutkan dengan berjalan kaki. Selain subway bisa juga menggunakan bus 154, bus 54, atau tram 18 dan turun di Tivolistraβe.